Selasa, 08 Agustus 2017

DESIGN RESEARCH / RANCANGAN PENELITIAN ILMIAH

APA ITU DESIGN RESEARCH
Design research atau rancangan penelitian adalah suatu rencana tentang cara mengumpulkan dan mengolah data agar dapat dilaksanakan untuk mencapai tujuan penelitian

Yang termasuk rancangan penelitian adalah: jenis penelitian, populasi, sample, sampling, instrumen penelitian, cara pengumpulan data, cara pengolahan data, perlu tidak mengunakan statistik, serta cara mengambil kesimpulan

MACAM DESIGN RESEARCH

https://rahmifajrina.blogspot.com/2017/08/design-research-rancangan-penelitian.html


Berdasar tujuannya, rancangan penelitian dibedakan:

  • Eksploratif
  • Deskriptif
  • Analitik
  • Eksperimental

Rancangan Penelitian Eksploratif: digunakan untuk menelusuri kemungkinan adanya hubungan sebab akibat antara dua variabel yang belum pernah diketahui

Rancangan Penelitian Deskriptif: digunakan untuk menggambarkan besarnya masalah (variabel Orang, Tempat, Waktu)

Rancangan penelitian Analitik: digunakan untuk mengetahui hubungan sebab akibat antara dua variabel secara observasional, dimana bentuk hubungan dapat: perbedaan, hubungan atau pengaruh

Rancangan Penelitian Eskperimen: digunakan untuk mengetahui hubungan sebab akibat antara dua variabel, dimana sebabnya merupakan intervensi peneliti

Pendekatan Cross sectional atau Transversal atau studi Prevalensi adalah penelitian yang dilakukan pada satu saat atau satu periode tertentu dan pengamatan obyek studi hanya dilakukan sekali

Pendekatan Longitudinal / Time series à Penelitian yang dilakukan pada periode waktu tertentu, untuk melihat perubahan yang terjadi mulai awal sampai waktu yang ditentukan secara berurutan

BEDA RANCANGAN PENELITIAN OBSERVASIONAL DAN EKSPERIMENTAL
Penelitian observasional adalah penelitian dimana peneliti hanya melakukan observasi, tanpa memberikan intervensi pada variabel yang akan diteliti

Penelitian ekperimental adalah penelitian dimana peneliti melakukan intervensi pada variabel sebab yang akan diteliti

PENDEKATAN PENELITIAN OBSERVASIONAL

Pada penelitian observasional dibedakan tiga pendekakan:

  • Cross Sectional
  • Cohort / Prospektif
  • Retrospectif / Kasus Kontrol

PENDEKATAN CROSS SECTIONAL
Penelitian Analitik Cross Sectional adalah penelitian observaional dimana cara pengambilan data variabel bebas dan variabel tergantung dilakukan sekali waktu pada saat yang bersamaan

Populasinya adalah semua responden baik yang mempunyai kriteria variabel bebas dan variabel tergantung maupun tidak

Contoh: Hubungan antara Depo Provera dengan Obesitas pada Wanita Usia Subur

Jika penelitian menggunakan pendekatan Cross Sectional, maka populasinya adalah:

Semua Wanita Usia Subur (baik yang ikut depo provera maupun tidak, serta baik yang obesitas maupun tidak)

Cara pengambilan data, setiap responden diambil datanya untuk dua variabel sekaligus

Setiap responden (WUS), dilakukan pengambilan dua data sekaligus, yaitu data tentang memakai depo propera atau tidak, sekaligus diukur sedang mengalami obesitas atau tidak

PENDEKATAN COHORT
Penelitian Analitik dengan pendekatan Cohort adalah penelitian dimana pengambilan data variabel bebas (sebab) dilakukan terlebih dahulu, setelah beberapa waktu kemudian baru dilakukan pengambilan data variabel tergantung (akibat)

Populasi pada penelitian ini adalah semua responden yang mempunyai kriteria variabel sebab (sebagai kelompok studi)

Pada penelitian Cohort perlu kontrol, yaitu kelompok yang tidak mempunyai kriteria variabel sebab

Contoh: Hubungan antara Depo Provera dengan Obesitas pada Wanita Usia Subur

Jika penelitian menggunakan pendekatan Cohort, maka populasinya adalah:

Semua Wanita Usia Subur yang menggunakan Depo Propera (kelompok studi)

Sedangkan kelompok kontrolnya adalah: semua WUS yang tidak menggunakan Depo Propera

Setelah diamati beberpa waktu tertentu (misal 1 tahun), dilakukan pengambilan data obesitas (variabel akibat), baik pada kelompok sebab maupun kelompok akibat

Kemudian data kedua kelompok studi dan kontrol dianalisa dengan menggunakan uji statistik yang sesuai

PENDEKATAN RETROSPEKTIF
Penelitian Analitik dengan pendekatan retrospektif adalah penelitian dimana pengambilan data variabel akibat (dependent) dilakukan terlebih dahulu, kemudian baru diukur varibel sebab yang telah terjadi pada waktu yang lalu, misalnya setahun yang lalu, dengan cara menanyakan pada responden

Contoh: Hubungan antara Depo Provera dengan Obesitas pada Wanita Usia Subur

Jika penelitian menggunakan pendekatan Retrospektif, maka populasinya adalah:

Semua Wanita Usia Subur yang mengalami obesitas (Kelompok studi)

Sedang kelompok kontrolnya adalah: semua WUS yang tidak mengalami obesitas

DESAIN EKSPERIMENTAL
Penelitian Eksperimental adalah penelitian dimana peneliti melakukan interventi terhadap varibel sebab yang akan diteliti

Desain Esperimental dibagai tiga:

Pra Eksperimental

Quasy Experiment

True Experiment


Desain Pra Eskperimental adalah penelitian eksperimen yang hanya menggunakan kelompok studi tanpa menggunakan kelompok kontrol, serta pengambilan respondon tidak dilakukan randomisasi

Contoh: Pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan Ibu Hamil

Populasi: semua ibu hamil

Pre Test

Intervensi: penyuluhan

Post Test

Hasil Pre Test dan Post Test dibandingkan dengan uji statistik yang sesuai

DESIGN QUASY EXPERIMENT
Design Quasy Experiment adalah penelitian eksperimental dimana pada penelitian ini sudah ada kelompok studi dan kelompok kontrol, namun pengambilan responden belum dilakukan secara randomisasi

Contoh: Pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan Ibu Hamil

Populasi: semua ibu hamil, dibagi dua kelompok, studi dan kontrol

Pada kelompok studi dilakukan intervensi penyuluhan, sedang pada kelompok kontrol tidak dilakukan intervensi penyuluhan

Dilakukan pengambilan data pengetahuan, baik pada kelompok studi dan kelompok kontrol, hasilnya dianalisa dengan uji statistik yang sesuai

TRUE EXPERIMENT DESIGN
True Experiment Design adalah penelitian experimen dimana kelompok studi dan kelompok kontrol pengambilan sample-nya dilakukan secara randomisasi, serta pada kelompok studi dilakukan intervensi variabel sebab sedang pada kelompok kontrol tidak dilakukan intervensi.

Contoh: Pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan Ibu Hamil

Populasi: semua ibu hamil, dibagi dua kelompok, studi dan kontrol, dimana pengambilan dilakukan secara randomisasi

Pada kelompok studi dilakukan intervensi penyuluhan, sedang pada kelompok kontrol tidak dilakukan intervensi penyuluhan

Dilakukan pengambilan data pengetahuan, baik pada kelompok studi dan kelompok kontrol, hasilnya dianalisa dengan uji statistik yang sesua
Share:

0 comments:

Posting Komentar

Blogger templates